Pages

Sabtu, 20 Oktober 2012

Anunnaki

Anunnaki adalah salah sekelompok Dewa dari bangsa Sumeria, Akkadia, Asyiria dan  Babylonia. Annunaki muncul di dalam mitos penciptaan bangsa  Babylonia, Enuma Elish, di dalamnya juga disebutkan mengenai Marduk. Setelah penciptaan manusia, Marduk membagi Anunnaki dan menugaskan mereka di tempat-tempat yang telah ditentukan, tiga ratus di surga, dan tiga ratus di bumi. Dalam hal ini bisa kita lihat bahwa Anunnaki sebenarnya adalah sekelompok Dewa yang jumlahnya sekitar 600 Dewa, sementara dalam berbagai kebudayaan dan kepercayaan terhada Dewa-Dewi kita ketahui bahwa mereka memiliki satu nama untuk satu Dewa atau banyak nama untuk satu Dewa. Ini adalah sebuah hal yang unik dengan adanya satu sebutan untuk 600 Dewa yaitu Anunnaki.

Apakah mungkin Dewa-dewa yang disebut sebagai Anunnaki ini adalah sekelompok makhluk dengan kecerdasan dan teknologi tinggi ?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, saya kembali meninjau sebuah peristiwa yang tidak terlalu jauh masanya. Pada saat perang dunia ke-dua, penduduk asli Papua New Guinea (Papua Nugini) dikejutkan dengan suara pesawat yang kemudian mendarat di sebuah lahan kosong, dari dalamnya muncul orang-orang berkulit putih yang belum pernah mereka temui sebelumnya, mereka terkejut melihat penampilan fisik mereka yang benar-benar berbeda dengan mereka dan turun dari atas "burung besi". Dari dalam pesawat orang-orang pendatang ini menurunkan supply bahan makanan untuk para penduduk lokal sebagai bantuan logistik atas pecahnya perang.

Mungkin mereka berpikir bahwa orang-orang berpenampilan aneh dan menaiki "burung besi" ini adalah Dewa yang datang untuk memberi mereka berkah berupa makanan dan obat-obatan. Tetapi beberapa waktu kemudian perang sudah usai dan orang-orang pendatang ini meninggalkan Papua New Guinea. Penduduk lokal melihat mereka menaiki "burung besi" kemudian terbang ke langit. Karena lama para "Dewa" ini tidak kembali maka penduduk lokal pun membuat tiruan dari pesawat atau "burung besi" yang ditunggangi oleh orang-orang maju tersebut dengan harapan bila mereka melihat tiruan pesawat itu, maka orang-orang yang mereka anggap sebagai "Dewa" itu akan datang lagi dan memberi mereka makanan.
anunnaki.jpg
patung Anunnaki

Hal yang sama bisa saja terjadi, saat orang-orang di masa lalu melihat makhluk dengan bentuk dan penampilan aneh datang menggunakan sebuah "tunggangan" yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, berbagi pengetahuan dan makanan dan kemudian meninggalkan mereka ketika misi mereka sudah selesai, atau gagal, dan kemudian orang-orang kuno ini membangun patung dengan bentuk menyerupai mereka, dengan harapan supaya "Dewa-dewa" ini datang lagi.

Hubungan Anunnaki dan kebudayaan bangsa lain

Pada beberapa relief peninggalan bangsa Sumeria ada beberapa yang cukup mengejutkan, salah satunya adalah relief di bawah ini :
anunnaki-1.jpg

Pada relief pada bagian atas terdapat Ahura Mazda, sang Dewa penemu kepercayaan Zoroastrianisme bangsa Persia. Pada relief tersebut terlihat seakan-akan Ahura Mazda melindungi pohon kehidupan (tree of life bangsa Sumeria) dan empat orang yang disekitarnya adalah para Anunnaki. Dari sini kemudian muncul lagi pertanyaan :

Siapa sebenarnya Ahura Mazda dewa penemu kepercayaan Zoroastrianisme bangsa Persia yang memerintahkan pengikutnya untuk membangun kota pengungsian bawah tanah Derinkuyu di Turki (dulu Persia) dan apa hubungannya dengan Anunnaki, dewa bangsa Sumeria, Akkadia, Asyiria dan  Babylonia?

Untuk menjawab pertanyaan itu, saya telusuri lagi Anunnaki dari awal.

Menurut mitos bangsa Babylonia, Anunnaki adalah anak-anak dari dewa-dewi bersaudara yaitu Anu dan Ki (Ea), yang merupakan anak dari Anshar dan Kishar (Langit dan Bumi) dimana mereka adalah anak dari Lahamu dan Lahmu, nama yang diberikan untuk penjaga gerbang Abzu, sebuah kuil di Eridu (sebuah kota Sumeria kuna, yang saat ini bernama Tell Abu Shahrain di propinsi Dhi Qar Governorate, Irak), sebuah tempat yang dipercaya sebagai lokasi terjadinya penciptaan. Lahamu dan Lahmu sendiri adalah anak dari Tiamat (Dewi Laut) dan Abzu (Dewa Air).

asshurz.jpg
Anshar

Gambar di bagian atas yang mirip dengan Ahura Mazda (Dewa Cahaya dan Kebijaksanaan yang terkadang juga disebut sebagai Dewa Langit bangsa Persia) adalah Anshar (atau Anshur, Ashur, Asshur) yang juga merupakan dewa langit bangsa Babylonia, Sumeria, Akkadia dan Asyiria.

Tiamat sendiri dalam mitos itu digambarkan sebagai Dewi kehancuran, dalam budaya lain disebut sebagai Leviathan, yang ingin menghancurkan dunia yang telah diciptakan oleh Marduk, dan dikisahkan bahwa Anshar memimpin para dewa untuk bertempur melawan Tiamat.

Jika memang ada fakta di balik mitos dari bangsa-bangsa yang berbeda itu, bisa diambil kesimpulan bahwa Ahura Mazda dan Anshar jika dilihat dari penggambarannya oleh kebudayaan berbeda, berasal dari satu kelompok yang sama, yaitu mereka yang mempunyai kebudayaan maju yang tersebar di beberapa tempat di sekitar daerah tersebut sehingga melahirkan sebuah mitos atau legenda mengenai orang-orang hebat ini yang dirangkum dalam sebuah mitologi, saling menghubungkan kelompok-kelompot tersebut dalam sebuah garis keturunan dewa-dewi dan dipuja dalam kepercayaan mereka. Adanya pertempuran yang dipimpin oleh Anshar melawan Tiamat sama persis dengan mitos bangsa Persia yang juga tertulis dalam teks-teks suci mereka sebagai pertempuran antara Ahura Mazda dengan Angra Meinyu.

tablet-bearing-the-text-o.jpg
Salah satu tablet Enuma Elish

Asal mitos Anunnaki

Banyak orang percaya bahwa anunnaki berasal dari mitos bangsa Sumeria karena sempat disebutkan dalam sebuah kisah penciptaan bangsa Sumeria, tetapi kisah yang lebih lengkap mengenai Anunnaki ini justru berasal dari Babylonia, sehingga besar kemungkinan bahwa mitos mengenai Anunnaki ini berasal dari Babylonia dan kemudia tersebar kepada bangsa Sumeria, Asyiria dan Akkadia, atau bisa jadi para Anunnaki ini juga mendatangi tempat-tempat tersebut dan mulai membangun kepercayaan mengenai dewa-dewi di sana yang sama seperti kepercayaan bangsa Babylonia.
READ MORE - Anunnaki

Minggu, 26 Agustus 2012

kaum atlantis dan kaum nabi Nuh... adakah hubungannya???

yoho amigo... well di postingan kali ini ane akan mengajak amigoz memasuki dunia ane yang penuh dengan hal" yang mungkin dianggap remeh orang lain...
yap, sesuai judul diatas, ane akan mencoba mengkait-kaitkan antara segitiga bermuda (yang katax merupakan tempat kaum atlantis) dengan kaum nabi Nuh... tapi perlu di ingat, semua yang benar hanya Allah yang tahu, kita hanya mencari tahu....

 (note... ini beneran hasil apa yang ane pikirkan, sama sekali nggak ngejiplak... ane hanya mengcopas sejarah kaum atlantis dan kaum nuh sebagai penguat pendapat ane)

oke this is the concept... sekarang, amigo, inilah yang mengganggu pikiran saya... beberapa sumber mengatakan kaum Atlantis penghuni segitiga bermuda adalah suatu kaum yang berjaya, tetapi peradabannya hilang tenggelam, yang disebut-sebut sekarang menjadi segitiga bermuda itu. Sedangkan kita semua tahu (siapa tidak tahu??? :facepalm:) bahwasanya kaum nabi Nuh juga dimusnahkan dengan banjir terbesar yang pernah terjadi didunia... see amigo, mulai dari pemikiran itulah ane mencoba mengkait-kaitkan kaum atlantis, segitiga bermuda, dan kaum nabi Nuh...
untuk lebih jelas, ane akan beberkan sejarah dari kaum atlantis dan kaum nabi Nuh... check this out:


ATLANTIS, Atalantis, atau Atlantika (dalam Kebudayaan Yunani disebut juga pulau Atlas) adalah pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus dan Critias. Dalam catatannya, Plato menulis bahwa Atlantis terhampar "di seberang pilar-pilar Herkules", dan memiliki angkatan laut yang menaklukkan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon, atau sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra "hanya dalam waktu satu hari satu malam".

Atlantis umumnya dianggap sebagai mitos yang dibuat oleh Plato untuk mengilustrasikan teori politik. Meskipun fungsi cerita Atlantis terlihat jelas oleh kebanyakan ahli, mereka memperdebatkan apakah dan seberapa banyak catatan Plato diilhami oleh tradisi yang lebih tua. Beberapa ahli mengatakan bahwa Plato menggambarkan kejadian yang telah berlalu, seperti letusan Thera atau perang Troya, sementara lainnya menyatakan bahwa ia terinspirasi dari peristiwa kontemporer seperti hancurnya Helike tahun 373 SM atau gagalnya invasi Athena ke Sisilia tahun 415-413 SM.

Masyarakat sering membicarakan keberadaan Atlantis selama Era Klasik, namun umumnya tidak mempercayainya dan terkadang menjadikannya bahan lelucon. Kisah Atlantis kurang diketahui pada Abad Pertengahan, namun, pada era modern, cerita mengenai Atlantis ditemukan kembali.

Sejarah Asal Usul Atlantis

Legenda yang berkisah tentang "Atlantis", pertama kali ditemui dalam karangan filsafat Yunani kuno: Dua buah catatan dialog Plato (427-347 SM) yakni: buku Critias
dan Timaeus.

Pada buku Timaeus, Plato berkisah: Di hadapan "Selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam.

Dalam legenda, yang mendirikan kerajaan Atlantis adalah dewa laut Poseidon. Di atas sebuah pulau, ada seorang gadis muda yang kedua orang tuanya meninggal, Poseidon memperistri gadis muda itu dan melahirkan lima anak kembar, kemudian Poseidon membagi keseluruhan pulau menjadi 10 wilayah, masing-masing diserahkan pada 10 anak untuk menguasai, dan anak sulung ditunjuk sebagai penguasa tertinggi. Karena anak sulung lelaki ini bernama Atlan, oleh karenanya menyebut nama negeri tersebut sebagai kerajaan "Atlantis".

Satu bagian dalam dialog buku Critias, tercatat kisah Atlantis yang dikisahkan oleh adik sepupu Critias. Critias adalah murid dari ahli filsafat Socrates, tiga kali ia menekankan keberadaan Atlantis dalam dialog. Kisahnya berasal dari cerita lisan Joepe yaitu moyang lelaki Critias, sedangkan Joepe juga mendengarnya dari seorang penyair Yunani bernama Solon ( 639-559 SM). Solon adalah yang paling bijaksana di antara 7 mahabijak Yunani kuno, suatu kali ketika Solon berkeliling Mesir, dari tempat pemujaan makam leluhur mengetahui legenda Atlantis. Catatan dalam dialog, secara garis besar seperti berikut ini:

"Ada sebuah daratan raksasa di atas Samudera Atlantik arah barat Laut Tengah yang sangat jauh, yang bangga dengan peradabannya yang menakjubkan. Ia menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya: istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak. Dinding tembok dalam istana bertakhtakan emas, cemerlang dan megah. Di sana, tingkat perkembangan peradabannya memukau orang. Memiliki pelabuhan dan kapal dengan perlengkapan yang sempurna, juga ada benda yang bisa membawa orang terbang. Kekuasaannya tidak hanya terbatas di Eropa, bahkan jauh sampai daratan Afrika. Setelah dilanda gempa dahsyat, tenggelamlah ia ke dasar laut beserta peradabannya, juga hilang dalam ingatan orang-orang."
         
Penyelidikan Arkeolog

Menurut perhitungan versi Plato waktu tenggelamnya kerajaan Atlantis, kurang lebih 11.150 tahun yang silam. Plato pernah beberapa kali mengatakan, keadaan kerajaan Atlantis diceritakan turun-temurun. Sama sekali bukan rekaannya sendiri. Plato bahkan pergi ke Mesir minta petunjuk biksu dan rahib terkenal setempat waktu itu. Guru Plato yaitu Socrates ketika membicarakan tentang kerajaan Atlantis juga menekankan, karena hal itu adalah nyata, nilainya jauh lebih kuat dibanding kisah yang direkayasa.


Jika semua yang diutarakan Plato memang benar-benar nyata, maka sejak 12.000 tahun silam, manusia sudah menciptakan peradaban. Namun di manakah kerajaan Atlantis itu? Sejak ribuan tahun silam orang-orang menaruh minat yang sangat besar terhadap hal ini. Hingga abad ke-20 sejak tahun 1960-an, laut Bermuda yang terletak di bagian barat Samudera Atlantik, di kepulauan Bahama, dan laut di sekitar kepulauan Florida pernah berturut-turut diketemukan keajaiban yang menggemparkan dunia.


Suatu hari di tahun 1968, kepulauan Bimini di sekitar Samudera Atlantik di gugusan Pulau Bahama, laut tenang dan bening bagaikan kaca yang terang, tembus pandang hingga ke dasar laut. Beberapa penyelam dalam perjalanan kembali ke kepulauan Bimini, tiba-tiba ada yang menjerit kaget. Di dasar laut ada sebuah jalan besar! Beberapa penyelam secara bersamaan terjun ke bawah, ternyata memang ada sebuah jalan besar membentang tersusun dari batu raksasa. Itu adalah sebuah jalan besar yang dibangun dengan menggunakan batu persegi panjang dan poligon, besar kecilnya batu dan ketebalan tidak sama, namun penyusunannya sangat rapi, konturnya cemerlang. Apakah ini merupakan jalan posnya kerajaan Atlantis?


Awal tahun '70-an, sekelompok peneliti telah tiba di sekitar kepulauan Yasuel, Samudera Atlantik. Mereka telah mengambil inti karang dengan mengebor pada kedalaman 800 meter di dasar laut, atas ungkapan ilmiah, tempat itu memang benar-benar sebuah daratan pada 12.000 tahun silam. Kesimpulan yang ditarik atas dasar teknologi ilmu pengetahuan, begitu mirip seperti yang dilukiskan Plato! Namun, apakah di sini tempat
tenggelamnya kerajaan Atlantis?

Tahun 1974, sebuah kapal peninjau laut Uni Soviet telah membuat 8 lembar foto yang jika disarikan membentuk sebuah bangunan kuno mahakarya manusia! Apakah ini dibangun oleh orang Atlantis?


Tahun 1979, ilmuwan Amerika dan Perancis dengan peranti instrumen yang sangat canggih menemukan piramida di dasar laut "segitiga maut" laut Bermuda. Panjang piramida kurang lebih 300 meter, tinggi kurang lebih 200 meter, puncak piramida dengan permukaan samudera hanya berjarak 100 meter, lebih besar dibanding piramida Mesir. Bagian bawah piramida terdapat dua lubang raksasa, air laut dengan kecepatan yang menakjubkan mengalir di dasar lubang.


Piramida besar ini, apakah dibangun oleh orang-orang Atlantis? Pasukan kerajaan Atlan pernah menaklukkan Mesir, apakah orang Atlantis membawa peradaban piramida ke Mesir? Benua Amerika juga terdapat piramida, apakah berasal dari Mesir atau berasal dari
kerajaan Atlantis?

Tahun 1985, dua kelasi Norwegia menemukan sebuah kota kuno di bawah areal laut "segitiga maut". Pada foto yang dibuat oleh mereka berdua, ada dataran, jalan besar vertikal dan horizontal serta lorong, rumah beratap kubah, gelanggang aduan (binatang), kuil, bantaran sungai dll. Mereka berdua mengatakan: "Mutlak percaya, yang kami temukan adalah Benua Atlantik! Sama persis seperti yang dilukiskan Plato!" Benarkah itu?


Yang disayangkan, piramida dasar laut segitiga Bermuda, berhasil diselidiki dari atas permukaan laut dengan menggunakan instrumen canggih, hingga kini belum ada seorang pun ilmuwan dapat memastikan apakah sebuah bangunan yang benar-benar dibangun oleh tenaga manusia, sebab mungkin saja sebuah puncak gunung bawah air yang berbentuk limas.

Foto peninggalan bangunan kuno di dasar laut yang diambil tim ekspedisi Rusia, juga tidak dapat membuktikan di sana adalah bekas tempat kerajaan Atlantis. Setelah itu ada tim ekspedisi menyelam ke dasar samudera jalan batu di dasar lautan Atlantik Pulau Bimini, mengambil sampel "jalan batu" dan dilakukan penelitian laboratorium serta dianalisa. Hasilnya menunjukkan, bahwa jalan batu ini umurnya belum mencapai 10.000 tahun. Jika jalan ini dibuat oleh bangsa kerajaan Atlantis, setidak-tidaknya tidak kurang dari 10.000 tahun. Mengenai foto yang ditunjukkan kedua kelasi Norwegia itu, hingga kini pun tidak dapat membuktikan apa-apa.

(source: http://www.asal-usul.com/2009/03/atlantis-ada-atau-tiada.html)
 
sekarang ini sejarah kaum nabi Nuh
 
 
Nabi Nuh adalah nabi keempat sesudah Adam, Syith dan Idris dan keturunan kesembilan dari Nabi Adam. Ayahnya adalah Lamik bin Metusyalih bin Idris.


Dakwah Nabi Nuh Kepada Kaumnya

Nabi Nuh menerima wahyu kenabian dari Allah dalam masa "fatrah" masa kekosongan di antara dua rasul di mana biasanya manusia secara beransur-ansur melupakan ajaran agama yang dibawa oleh nabi yang meninggalkan mereka dan kembali bersyirik meninggalkan amal kebajikan, melakukan kemungkaran dan kemaksiatan di bawah pimpinan Iblis.
Demikianlah maka kaum Nabi Nuh tidak luput dari proses tersebut, sehingga ketika Nabi Nuh datang di tengah-tengah mereka, mereka sedang menyembah berhala ialah patung-patung yang dibuat oleh tangan-tangan mereka sendiri disembahnya sebagai tuhan-tuhan yang dapat membawa kebaikan dan manfaat serta menolak segala kesengsaraan dan kemalangan.berhala-berhala yang dipertuhankan dan menurut kepercayaan mereka mempunyai kekuatan dan kekuasaan ghaib ke atas manusia itu diberinya nama-nama yang silih berganti menurut kehendak dan selera kebodohan mereka.Kadang-kadang mereka namakan berhala mereka " Wadd " dan " Suwa " kadangkala " Yaguts " dan bila sudah bosan digantinya dengan nama " Yatuq " dan " Nasr ".

Nabi Nuh berdakwah kepada kaumnya yang sudah jauh tersesat oleh iblis itu, mengajak mereka meninggalkan syirik dan penyembahan berhala dan kembali kepada tauhid menyembah Allah Tuhan sekalian alam melakukan ajaran-ajaran agama yang diwahyukan kepadanya serta meninggalkan kemungkaran dan kemaksiatan yang diajarkan oleh Syaitan dan Iblis.
Nabi Nuh menarik perhatian kaumnya agar melihat alam semesta yang diciptakan oleh Allah berupa langit dengan matahari, bulan dan bintang-bintang yang menghiasinya, bumi dengan kekayaan yang ada di atas dan di bawahnya, berupa tumbuh-tumbuhan dan air yang mengalir yang memberi kenikmatan hidup kepada manusia, pengantian malam menjadi siang dan sebaliknya yang kesemua itu menjadi bukti dan tanda nyata akan adanya keesaan Tuhan yang harus disembah dan bukan berhala-berhala yang mereka buat dengan tangan mereka sendiri.Di samping itu Nabi Nuh juga memberitakan kepada mereka bahwa akan ada gajaran yang akan diterima oleh manusia atas segala amalannya di dunia iaitu syurga bagi amalan kebajikan dan neraka bagi segala pelanggaran terhadap perintah agama yang berupa kemungkaran dan kemaksiatan.

Nabi Nuh yang dikurniakan Allah dengan sifat-sifat yang patut dimiliki oleh seorang nabi, fasih dan tegas dalam kata-katanya, bijaksana dan sabar dalam tindak-tanduknya melaksanakan tugas risalahnya kepada kaumnya dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan dengan cara yang lemah lembut mengetuk hati nurani mereka dan kadang kala dengan kata-kata yang tajam dan nada yang kasar bila menghadapi pembesar-pembesar kaumnya yang keras kepala yang enggan menerima hujjah dan dalil-dalil yang dikemukakan kepada mereka yang tidak dapat mereka membantahnya atau mematahkannya.

Akan tetapi walaupun Nabi Nuh telah berusaha sekuat tanaganya berdakwah kepda kaumnya dengan segala kebijaksanaan, kecekapan dan kesabaran dan dalam setiap kesempatan, siang mahupun malam dengan cara berbisik-bisik atau cara terang dan terbuka terbyata hanya sedikit sekali dari kaumnya yang dpt menerima dakwahnya dan mengikuti ajakannya, yang menurut sementara riwayat tidak melebihi bilangan seratus orang Mereka pun terdiri dari orang-orang yang miskin berkedudukan sosial lemah. Sedangkan orang yang kaya-raya, berkedudukan tingi dan terpandang dalam masyarakat, yang merupakan pembesar-pembesar dan penguasa-penguasa tetap membangkang, tidak mempercayai Nabi Nuh mengingkari dakwahnya dan sesekali tidak merelakan melepas agamanya dan kepercayaan mereka terhadap berhala-berhala mereka, bahkan mereka berusaha dengan mengadakan persekongkolan hendak melumpuhkan dan mengagalkan usaha dakwah Nabi nuh.

Berkata mereka kepada Nabi Nuh:"Bukankah engkau hanya seorang daripada kami dan tidak berbeda drp kami sebagai manusia biasa. Jikalau betul Allah akan mengutuskan seorang rasul yang membawa perintah-Nya, nescaya Ia akan mengutuskan seorang malaikat yang patut kami dengarkan kata-katanya dan kami ikuti ajakannya dan bukan manusia biasa seperti engkau hanya dpt diikuti orang-orang rendah kedudukan sosialnya seperti para buruh petani orang-orang yang tidak berpenghasilan yang bagi kami mereka seperti sampah masyarakat.Pengikut-pengikutmu itu adalah orang-orang yang tidak mempunyai daya fikiran dan ketajaman otak, mereka mengikutimu secara buta tuli tanpa memikirkan dan menimbangkan masak-masak benar atau tidaknya dakwah dan ajakanmu itu. Cuba agama yang engkau bawa dan ajaran -ajaran yang engkau sadurkan kepada kami itu betul-betul benar, nescaya kamilah dulu mengikutimu dan bukannya orang-orang yang mengemis pengikut-pengikutmu itu. kami sebagai pemuka-pemuka masyarakat yang pandai berfikir, memiliki kecerdasan otak dan pandangan yang luas dan yang dipandang masyarakat sebagai pemimpin-pemimpinnya, tidaklah mudak kami menerima ajakanmu dan dakwahmu.Engkau tidak mempunyai kelebihan di atas kami tentang soaL-soal kemasyarakatan dan pergaulan hidup.kami jauh lebih pandai dan lebih mengetahui drpmu tentang hal itu semua.nya.Anggapan kami terhadapmu, tidak lain dan tidak bukan, bahawa engkau adalh pendusta belaka."

Nuh berkata, menjawab ejekan dan olok-olokan kaumnya:"Adakah engkau mengira bahwa aku dpt memaksa kamu mengikuti ajaranku atau mengira bahwa aku mempunyai kekuasaan untuk menjadikan kamu orang-orang yang beriman jika kamu tetap menolak ajakan ku dan tetap membuta-tuli terhadap bukti-bukti kebenaran dakwahku dan tetap mempertahakan pendirianmu yang tersesat yang diilhamkan oleh kesombongan dan kecongkakan karena kedudukan dan harta-benda yang kamu miliki.Aku hanya seorang manusia yang mendpt amanat dan diberi tugas oleh Allah untuk menyampaikan risalah-Nya kepada kamu. Jika kamu tetap berkeras kepala dan tidak mahu kembali ke jalan yang benar dan menerima agama Allah yang diutuskan-Nya kepada ku maka terserahlah kepada Allah untuk menentukan hukuman-Nya dan gajaran-Nya keatas diri kamu. Aku hanya pesuruh dan rasul-Nya yang diperintahkan untuk menyampaikan amanat-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Dialah yang berkuasa memberi hidayah kepadamu dan mengampuni dosamu atau menurunkan azab dan seksaan-Nya di atas kamu sekalian jika Ia kehendaki.Dialah pula yang berkuasa menurunkan seksa danazab-nya di dunia atau menangguhkannya sampai hari kemudian. Dialah Tuhan pencipta alam semesta ini, Maha Kuasa ,Maha Mengetahui, maha pengasih dan Maha Penyayang.".

Kaum Nuh mengemukakan syarat dengan berkata:"Wahai Nuh! Jika engkau menghendaki kami mengikutimu dan memberi sokongan dan semangat kepada kamu dan kepada agama yang engkau bawa, maka jauhkanlah para pengikutmu yang terdiri dari orang-orang petani, buruh dan hamaba-hamba sahaya itu. Usirlah mereka dari pengaulanmu karena kami tidak dpt bergaul dengan mereka duduk berdampingan dengan mereka mengikut cara hidup mereka dan bergabung dengan mereka dalam suatu agama dan kepercayaan. Dan bagaimana kami dpt menerima satu agama yang menyamaratakan para bangsawan dengan orang awam, penguasa dan pembesar dengan buruh-buruhnya dan orang kaya yang berkedudukan dengan orang yang miskin dan papa."

Nabi Nuh menolak pensyaratan kaumnya dan berkata:"Risalah dan agama yang aku bawa adalah untuk semua orang tiada pengecualian, yang pandai mahupun yang bodoh, yang kaya mahupun miskin, majikan ataupun buruh ,diantara peguasa dan rakyat biasa semuanya mempunyai kedudukan dan tempat yang sama trehadap agama dan hukum Allah. Andai kata aku memenuhi pensyaratan kamu dan meluluskan keinginanmu menyingkirkan para pengikutku yang setia itu, maka siapakah yang dpt ku harapkan akan meneruskan dakwahku kepada orang ramai dan bagaimana aku sampai hati menjauhkan drpku orang-orang yang telah beriman dan menerima dakwahku dengan penuh keyakinan dan keikhlasan di kala kamu menolaknya serta mengingkarinya, orang-orang yang telah membantuku dalam tugasku di kala kamu menghalangi usahaku dan merintangi dakwahku. Dan bagaimanakah aku dpt mempertanggungjawabkan tindakan pengusiranku kepada mereka terhadap Allah bila mereka mengadu bahawa aku telah membalas kesetiaan dan ketaatan mereka dengan sebaliknya semata-mata untuk memenuhi permintaanmu dan tunduk kepada pensyaratanmu yang tidak wajar dan tidak dpt diterima oleh akal dan fikiran yang sihat. Sesungguhnay kamu adalah orang-orang yang bodoh dan tidak berfikiran sihat.

Pada akhirnya, karena merasa tidak berdaya lagi mengingkari kebenaran kata-kata Nabi Nuh dan merasa kehabisan alasan dan hujjah untuk melanjutkan dialog dengan beliau, maka berkatalah mereka:"Wahai Nabi Nuh! Kita telah banyak bermujadalah dan berdebat dan cukup berdialog serta mendengar dakwahmu yang sudah menjemukan itu. Kami tetap tidak akan mengikutimu dan tidak akan sesekali melepaskan kepercayaan dan adat-istiadat kami sehingga tidak ada gunanya lagi engkau mengulang-ulangi dakwah dan ajakanmu dan bertegang lidah dengan kami. datangkanlah apa yang engkau benar-benar orang yang menepati janji dan kata-katanya. Kami ingin melihat kebenaran kata-katamu dan ancamanmu dalam kenyataan. Karena kami masih tetap belum mempercayaimu dan tetap meragukan dakwahmu."

Nabi Nuh Berputus Asa Dari Kaumnya

Nabi Nuh berada di tengah-tengah kaumnya selama sembilan ratus lima puluh tahun berdakwah menyampaikan risalah Tuhan, mengajak mereka meninmggalkan penyembahan berhala dan kembali menyembah dan beribadah kepada Allah Yang maha Kuasa memimpin mereka keluar dari jalan yang sesat dan gelap ke jalan yang benar dan terang, mengajar mereka hukum-hukum syariat dan agama yang diwahyukan oleh Allah kepadanya, mangangkat darjat manusia yang tertindas dan lemah ke tingak yang sesuai dengan fitrah dan qudratnya dan berusaha menghilangkan sifat-sifat sombong dan bongkak yang melekat pd para pembesar kaumnya dan medidik agar mereka berkasih sayang, tolong-menolong diantara sesama manusia. Akan tetapi dalam waktu yang cukup lama itu, Nabi Nuh tidak berhasil menyedarkan an menarik kaumnya untuk mengikuti dan menerima dakwahnya beriman, bertauhid dan beribadat kepada Allah kecuali sekelompok kecil kaumnya yang tidak mencapai seramai seratus orang, walaupun ia telah melakukan tugasnya dengan segala daya-usahanya dan sekuat tenaganya dengan penuh kesabaran dan kesulitan menghadapi penghinaan, ejekan dan cercaan makian kaumnya, karena ia mengharapkan akan dtg masanya di mana kaumnya akan sedar diri dan dtg mengakui kebenarannya dan kebenaran dakwahnya. Harapan Nabi Nuh akan kesedaran kaumnya ternyata makin hari makin berkurangan dan bahawa sinar iman dan takwa tidak akan menebus ke dalam hati mereka yang telah tertutup rapat oleh ajaran dan bisikan Iblis. Hal mana Nabi Nuh berupa berfirman Allah yang bermaksud:

"Sesungguhnya tidak akan seorang drp kaumnya mengikutimu dan beriman kecuali mereka yang telah mengikutimu dan beriman lebih dahulu, maka jgnlah engkau bersedih hati karena apa yang mereka perbuatkan."
Dengan penegasan firman Allah itu, lenyaplah sisa harapan Nabi Nuh dari kaumnya dan habislah kesabarannya. Ia memohon kepada Allah agar menurunkan Azab-Nya di atas kaumnya yang berkepala batu seraya berseru:"Ya Allah! Jgnlah Engkau biarkan seorang pun drp orang-orang kafir itu hidup dan tinggal di atas bumi ini. Mareka akan berusaha menyesatkan hamba-hamba-Mu, jika Engkau biarkan mereka tinggal dan mereka tidak akan melahirkan dan menurunkan selain anak-anak yang berbuat maksiat dan anak-anak yang kafir spt.mereka."

Doa Nabi Nuh dikalbulkan oleh Allah dan permohonannya diluluskan dan tidak perlu lagi menghiraukan dan mempersoalkan kaumnya, karena mereka itu akan menerima hukuman Allah dengan mati tenggelam.

Nabi Nuh Membuat Kapal

Setelah menerima perintah Allah untuk membuat sebuah kapal, segeralah Nabi Nuh mengumpulkan para pengikutnya dan mulai mereka mengumpulkan bhn yang diperlukan untuk maksud tersebut, kemudian dengan mengambil tempat di luar dan agak jauh dari kota dan keramaiannya mereka dengan rajin dan tekun bekerja siang dan malam menyelesaikan pembinaan kapal yang diperintahkan itu.
Walaupun Nabi Nuh telah menjauhi kota dan masyarakatnya, agar dpt bekerja dengan tenang tanpa gangguan bagi menyelesaikan pembinaan kapalnya namun ia tidak luput dari ejekan dan cemuhan kaumnya yang kebetulan atau sengaja melalui tempat kerja membina kapal itu. Mereka mengejek dan mengolok-olk dengan mengatakan:"Wahai Nuh! Sejak bila engkau telah menjadi tukang kayu dan pembuat kapal?Bukankah engkau seorang nabi dan rasul menurut pengakuanmu, kenapa sekarang menjadi seorang tukang kayu dan pembuat kapal.Dan kapal yang engkau buat itu di tempat yang jauh dari air ini adalah maksudmu untuk ditarik oleh kerbau ataukah mengharapkan angin yang ankan menarik kapalmu ke laut?"Dan lain-lain kata ejekan yang diterima oleh Nabi Nuh dengan sikap dingin dan tersenyum seraya menjawab:"Baiklah tunggu saja saatnya nanti, jika kamu sekrg mengejek dan mengolok-olok kami maka akan tibalah masanya kelak bg kami untuk mengejek kamu dan akan kamu ketahui kelak untuk apa kapal yang kami siapkan ini.Tunggulah saatnya azab dan hukuman Allah menimpa atas diri kamu."

Setelah selesai pekerjaan pembuatan kapal yang merupakan alat pengangkutan laut pertama di dunia, Nabi Nuh menerima wahyu dari Allah:"Siap-siaplah engkau dengan kapalmu, bila tiba perintah-Ku dan terlihat tanda-tanda drp-Ku maka segeralah angkut bersamamu di dalam kapalmu dan kerabatmu dan bawalah dua pasang dari setiap jenis makhluk yang ada di atas bumi dan belayarlah dengan izin-Ku."
Kemudian tercurahlah dari langit dan memancur dari bumi air yang deras dan dahsyat yang dalam sekelip mata telah menjadi banjir besar melanda seluruh kota dan desa menggenangi daratan yang rendah mahupun yang tinggi sampai mencapai puncak bukit-bukit sehingga tiada tempat berlindung dari air bah yang dahsyat itu kecuali kapal Nabi Nuh yang telah terisi penuh dengan para orang mukmin dan pasangan makhluk yang diselamatkan oleh Nabi Nuh atas perintah Allah.

Dengan iringan"Bismillah majraha wa mursaha"belayarlah kapal Nabi Nuh dengan lajunya menyusuri lautan air, menentang angin yang kadang kala lemah lembut dan kadang kala ganas dan ribut. Di kanan kiri kapal terlihatlah orang-orang kafir bergelut melawan gelombang air yang menggunung berusaha menyelamat diri dari cengkaman maut yang sudah sedia menerkam mereka di dalam lipatan gelombang-gelombang itu.
Tatkala Nabi Nuh berada di atas geladak kapal memperhatikan cuaca dan melihat-lihat orang-orang kafir dari kaumnya sedang bergelimpangan di atas permukaan air, tiba-tiba terlihatlah olehnya tubuh putera sulungnya yang bernama "Kan'aan" timbul tenggelam dipermainkan oleh gelombang yang tidak menaruh belas kasihan kepada orang-orang yang sedang menerima hukuman Allah itu. Pada saat itu, tanpa disadari, timbullah rasa cinta dan kasih sayang seorang ayah terhadap putera kandungnya yang berada dalam keadaan cemas menghadapi maut ditelan gelombang.

Nabi Nuh secara spontan, terdorong oleh suara hati kecilnya berteriak dengan sekuat suaranya memanggil puteranya:Wahai anakku! Datanglah kemari dan gabungkan dirimu bersama keluargamu. Bertaubatlah engkau dan berimanlah kepada Allah agar engkau selamat dan terhindar dari bahaya maut yang engkau menjalani hukuman Allah." Kan'aan, putera Nabi Nuh, yang tersesat dan telah terkena racun rayuan syaitan dan hasutan kaumnya yang sombong dan keras kepala itu menolak dengan keras ajakan dan panggilan ayahnya yang menyayanginya dengan kata-kata yang menentang:"Biarkanlah aku dan pergilah, jauhilah aku, aku tidak sudi berlindung di atas geladak kapalmu aku akan dapat menyelamatkan diriku sendiri dengan berlindung di atas bukit yang tidak akan dijangkau oleh air bah ini."

Nuh menjawab:"Percayalah bahawa tempat satu-satunya yang dapat menyelamatkan engkau ialah bergabung dengan kami di atas kapal ini. Masa tidak akan ada yang dapat melepaskan diri dari hukuman Allah yang telah ditimpakan ini kecuali orang-orang yang memperolehi rahmat dan keampunan-Nya."
Setelah Nabi Nuh mengucapkan kata-katanya tenggelamlah Kan'aan disambar gelombang yang ganas dan lenyaplah ia dari pandangan mata ayahnya, tergelincirlah ke bawah lautan air mengikut kawan-kawannya dan pembesar-pembesar kaumnya yang durhaka itu.

Nabi Nuh bersedih hati dan berdukacita atas kematian puteranya dalam keadaan kafir tidak beriman dan belum mengenal Allah. Beliau berkeluh-kesah dan berseru kepada Allah:"Ya Tuhanku, sesungguhnya puteraku itu adalah darah dagingku dan adalah bahagian dari keluargaku dan sesungguhnya janji-Mu adalha janji benar dan Engkaulah Maha Hakim yang Maha Berkuasa."Kepadanya Allah berfirman:"Wahai Nuh! Sesungguhnya dia puteramu itu tidaklah termasuk keluargamu, karena ia telah menyimpang dari ajaranmu, melanggar perintahmu menolak dakwahmu dan mengikuti jejak orang-orang yang kafir drp kaummu.Coretlah namanya dari daftar keluargamu.Hanya mereka yang telah menerima dakwahmu mengikuti jalanmu dan beriman kepada-Ku dpt engkau masukkan dan golongkan ke dalam barisan keluargamu yang telah Aku janjikan perlindungannya danterjamin keselamatan jiwanya.Adapun orang-orang yang mengingkari risalah mu, mendustakan dakwahmu dan telah mengikuti hawa nafsunya dan tuntutan Iblis, pastilah mereka akan binasa menjalani hukuman yang telah Aku tentukan walau mereka berada dipuncak gunung. Maka janganlah engkau sesekali menanyakan tentang sesuatu yang engkau belum ketahui. Aku ingatkan janganlah engkau sampai tergolong ke dalam golongan orang-orang yang bodoh."

Nabi Nuh sedar segera setelah menerima teguran dari Allah bahwa cinta kasih sayangnya kepada anaknya telah menjadikan ia lupa akan janji dan ancaman Allah terhadap orang-orang kafir termasuk puteranya sendiri. Ia sedar bahawa ia tersesat pd saat ia memanggil puteranya untuk menyelamatkannya dari bencana banjir yang didorong oleh perasaan naluri darah yang menghubungkannya dengan puteranya padahal sepatutnya cinta dan taat kepada Allah harus mendahului cinta kepada keluarga dan harta-benda. Ia sangat sesalkan kelalaian dan kealpaannya itu dan menghadap kepada Allah memohon ampun dan maghfirahnya dengan berseru:"Ya Tuhanku aku berlindung kepada-Mu dari godaan syaitan yang terlaknat, ampunilah kelalaian dan kealpaanku sehingga aku menanyakan sesuatu yang aku tidak mengetahuinya. Ya Tuhanku bila Engkau tidak memberi ampun dan maghfirah serta menurunkan rahmat bagiku, nescaya aku menjadi orang yang rugi."

Setelah air bah itu mencapai puncak keganasannya dan habis binasalah kaum Nuh yang kafir dan zalim sesuai dengan kehendak dan hukum Allah, surutlah lautan air diserap bumi kemudian bertambatlah kapal Nuh di atas bukit " Judie " dengan iringan perintah Allah kepada Nabi Nuh:"Turunlah wahai Nuh ke darat engkau dan para mukmin yang menyertaimu dengan selamat dilimpahi barakah dan inayah dari sisi-Ku bagimu dan bagi umat yang menyertaimu."

Kisah Nabi Nuh Dalam Al-Quran

Al-Quran menceritakan kisah Nabi Nuh dalam 43 ayat dari 28 surah di antaranya surah Nuh dari ayat 1 sehinga 28, juga dalam surah "Hud" ayat 27 sehingga 48 yang mengisahkan dialog Nabi Nuh dengan kaumnya dan perintah pembuatan kapal serta keadaan banjir yang menimpa di atas mereka.  
(source : http://yudhim.blogspot.com/2008/07/kisah-nabi-nuh-as.html)

wuihhh... setelah perjalanan (atau lebih tepatx pembacaan) yang panjang tadi, oke... sekarang ane akan coba tarik tarik hubungannya....
pertama, kaum atlantis adalah kaum yang ditenggelamkan, peradabannya maju, dan menyembah berhala...
kedua, kaum nabi Nuh adalah kaum yang ditenggelamkan karena membangkang dan tidak mempercayai dakwah nabi Nuh...
ketiga,  di dasar segitiga bermuda, telah ditemukan sebuah bengunan yang berbentuk seperti piramida dengan 2 buah lubang dipuncaknya. sedangkan kaum atlantis adalah penyembah berhala dan seperti yang terlihat di Mesir, yang juga penyembah berhala, mereka memiliki piramida... yah masalah dasar segitiga bermuda itu ane taunya dari sebuah buku ane taunya dari buku...(yah yang ini mungkin hanya intermezzo aja soalx ini cuman menghubungkan antara kaum atlantis dengan segitiga bermuda)
 
jadi dari ke-3 kemungkinan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa mungkin kaum Atlantis adalah kaum nabi Nuh yang ditenggelamkan... walaupun secara ilmiah kita tidak boleh mengambil kesimpulan hanya dari hipotesa-hipotesa diatas karena masalah data. yah itu cuman kesimpulan sementara....
 
tapi yah wallahualam, hanya Allah yang tahu kebenarannya, saya cuman mencari tahu dan memberi tahu... jika amigo punya pemikiran lain, well dont be shy....


READ MORE - kaum atlantis dan kaum nabi Nuh... adakah hubungannya???

Senin, 20 Agustus 2012

Senjata kejut jarak jauh, is that possible??!

yoho amigoz.... waah, ane dah lama ga buka ni blog... well it's time to back on blogiloggers.... hehehe
oke amigoz, kali ini ane mau bahas sedikit inovasi yang terngiang-ngiang di kepala ane selama beberapa waktu yang lalu... oke kita sebut saja "senjata kejut listrik"



















well, kita tau kedua senjata diatas adalah jenis senjata kejut tipe "melee" atau jarak dekat... tapi, bukan itu yang ane maksud amigo, melainkan adalah modivikasi dari senjata ini yang dapat digunakan untuk jarak jauh dengan efek yang sama, atau mungkin lebih.
kenapa ane berpikir seperti ini??? yah, sebut saja ini sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa... tidak maksud ane begini....
Indonesia tercinta kita ini belakangan sering rusuh kan? nah dan pihak keamanan memiliki peraturan untuk tidak menggunakan pistol dengan peluru tajam selain dalam keadaan terdesak, dan pilihan mereka itu terbatas antara pentungan, pistol dengan peluru karet, gas air mata, dan pistol dengan peluru tajam. yah, pentungan dan gas air mata tentu saja tidak cukup unutk meredam amarah para perusuh, sedangkan peluru karet dan peluru tajam dan merusak dan menyakiti tubuh, peluru karet, misalkan, bisa saja menyumbat peredaran darah di tempat dimana korban terkena tembakan, sedangkan peluru tajam, yah you-know-what-amigo...

maka dari itu, mungkin senjata kejut dapat menjadi alternatif untuk meredam perusuh, tapi bukan yang seperti diatas, yang jarak dekat, toh itu sama saja...

oke amigo, this is the concept....

seperti di film-film fiksi ilmiah, ada senjata jenis beam dan senjata yang mengeluarkan listrik. untuk senjata yang mengeluarkan listrik, mungkin prinsip kerjannya harus sama dengan proses pembentukan petir :

"Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan. (wikipedia)"

jadi untuk itu, kita harus mampu menciptakan beda potensial yang cukup besar antara target dengan pistol... nah ada alternatif kedua yang sempat terpikir oleh ane,  yaitu denagn menembakkan peluru yang bermuatan listrik. maksudnya, dengan terkenanya peluru tersebut ketubuh korban, maka korban akan merasakan sengatan listrik. yang mana hal itu berarti di setiap peluru harus ada sumber listrik sendiri atau privat power supply. dan itu berarti harus ada sumber listrik yang cukup besar atau banyak untuk membuat peluru ini ( waaahhhh itu dia masalahnya)

atau alternatif ketiga yang sempat terpikir (dan ini yang paling aneh menurut ane) adalah... well kita tau kan kalau senjata kejut itu ada tombol yang harus dipencet  agar menghasilkan sengatan listrik... nah kenapa tidak ciptakan saja alat kejut yang tombolnya tak perlu ditekan... kemudian lemparkan kepada korban dan berharap ia terkena sengatan listrik :facepalm:

nah pokoknya, seperti itu amigo... kalau amigo punya pikiran lain, jangan malu... negara ini bukan butuh orang pintar, tapi orang yang mau berinovasi... mari berinovasi bersama....
READ MORE - Senjata kejut jarak jauh, is that possible??!

Senin, 16 Juli 2012

Penentuan Ramadhan...

Bulan Sya’ban 1433 H menyisakan waktu beberapa jam lagi. Ini artinya, dan tidak lama lagi kita akan berjumpa dengan tamu agung, tamu istimewa; Ramadhan yang mulia.

Ada dua buah do'a yang hampir sama dalam menyambut bulan nan agung Ramadhan. Yang satu sampai kepada kita melalui Imam Ahmad dan yang satu melalui Al Baihaqi dan Thabrani.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ

Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan (HR. Ahmad).

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ

Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan (HR. Al-Baihaqi dan Thabrani).

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Penetapan awal Ramadhan 1433 H, antara dua arus besar NU dan Muhammadiyah kembali berbeda. Meski Ramadhan tinggal beberapa hari hari, Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadan atau hari pertama puasa jatuh pada 20 Juli 2012. Keputusan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab, Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah Tahun 1433 Hijriah.
Dalam maklumat disebutkan, berdasarkan hasil hisab, PP Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadan 1433 H jatuh pada hari Jumat Kliwon atau 20 Juli 2012 Masehi. Adapun hari Idul Fitri 1 Syawal 1433 H jatuh pada hari Ahad Kliwon, 19 Agustus 2012 M.
Berbeda dengan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) bisa dipastikan akan menetapkan awal Ramadhan jatuh pada 21 Juli 2012. Perbedaan penentuan awal Ramadan itu disebabkan karena adanya perbedaan dalam pendekatan cara penentuan tanggal. Jika Muhammadiyah menggunakan metode hisab rukyah, NU dengan rukyatul hilal.
Rukyatul hilal adalah melihat hilal dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik. Sedangkan hisab adalah metode perhitungan. Sesuai dengan perhitungan, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 2012 jatuh pada 20 Juli 2012. Sedangkan ormas NU kemungkinan besar sehari setelahnya atau 21 Juli. Pemerintah sendiri baru akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadan pada 19 Juli mendatang.
Koordinator Pendidikan dan Pelatihan Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Izzuddin menyatakan, pada 29 Sya''ban nanti diperkirakan posisi hilal (bulan) masih di bawah 2 derajat sehingga NU memilih menggenapkan umur Sya''ban menjadi 30 hari. Diperkirakan, posisi hilal masuk kategori sulit dilakukan rukyat atau dilihat dengan mata telanjang.

“Pada 1 Ramadan berpotensi jatuh pada Sabtu 21 Juli 2012,” katanya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Izzuddin, penetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah diperkirakan juga sama, yaitu menggunakan metode rukyat seperti halnya yang dilakukan oleh NU. Sebelum penentuan itu, pemerintah akan melaksanakan sidang isbat (penetapan) terlebih dulu,” ujar Izzudin.
Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab, Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah Tahun 1433 Hijriah, yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin ini juga berisi sembilan imbauan, khususnya kepada warga Muhammadiyah untuk mengisi bulan penuh berkah atau Ramadan dengan ibadah dan kegiatan yang bermanfaat.
"Kami mengimbau umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, untuk mengggairahkan dan mendorong anak-anak, remaja, dan angkatan muda untuk meningkatkan ibadah puasa Ramadan dan ibadah-ibadah makhdhah lainnya."
Selain itu, PP Muhammadiyah juga meminta industri hiburan, baik media cetak maupun elektronik, untuk mengedepankan nilai-nilai moral dan kebaikan serta tidak menjual komoditi pornografi dan pornoaksi.

source: http://amriawan.blogspot.com/2012/07/penetapan-awal-ramadhan-1433-h.html
READ MORE - Penentuan Ramadhan...

Sejarah: The Codex

Codex Vaticanus (Vatikan, Bibl. Vat., Vat. gr. 1209; Gregory-Aland no. B atau 03) adalah salah satu naskah manuskrip Alkitab tertua yang masih ada. Naskah ini sedikit lebih tua daripada Codex Sinaiticus, keduanya kemungkinan disalin pada abad ke-4. Codex Vaticanus ditulis dalam bahasa Yunani menggunakan perkamen dengan huruf kapital atau huruf besar Yunani (uncial).
Codex Vaticanus semulanya memuat sebuah salinan lengkap Septuaginta dan Perjanjian Baru, namun halaman 1519-1536 yang memuat kitab Ibrani 9:14 sampai Kitab Wahyu hilang dan diganti dengan sebuah suplemen naskah abad ke-15 dalam huruf Yunani minuskul (no. 1957).
Naskah manuskrip ini telah disimpan di Perpustakaan Vatikan (didirikan oleh Paus Nikolas V pada 1448) sejak awal, dan sudah muncul pada katalogus paling awal pada tahun 1475.
Sejarah sebelumnya naskah ini tidaklah diketahui, namun ada beberapa pakar yang menduga bahwa Kardinal Bessarion dahulu adalah pemiliknya, karena teks suplemen dalam huruf minuskul ini mirip dengan salah satu naskah manuskrip milik Bessarion lainnya. T.C. Skeat, seorang ahli paleografi British Museum, menyatakan bahwa Codex Vaticanus adalah salah satu dari 50 Alkitab yang pernah dipesan Kaisar Constantinus I dari Eusebius dari Caesarea untuk menuliskannya. Namun, beberapa menyatakan bahwa naskah-naskah manuskrip Kaisar Constantinus termasuk tipe Bizantium, yang menghilangkan kemungkinan seperti ini.
Codex Vaticanus adalah salah satu naskah manuskrip terpenting untuk merunut sejarah tekstual Alkitab dan merupakan anggota utama teks tipe Alexandria. Naskah ini digunakan secara intensif oleh Westcott dan Hort dalam edisi Yunani Perjanjian Baru mereka (1881).

Codex Sinaiticus (disimpan London, British Library, Add. 43725; Gregory-Aland no. א (Aleph) atau 01) adalah sebuah naskah manuskrip lengkap Perjanjian Baru yang berasal dari abad ke-4. Naskah ini ditulis menggunakan huruf kapital Yunani (uncial). Selain kitab Perjanjian Baru, naskah ini juga memuat bagian besar Septuaginta. Bersama dengan Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus adalah salah satu naskah terpenting Perjanjian Baru dan juga Septuaginta dalam bahasa Yunani dalam merunut sejarah tekstualnya.[1]
Sebuah bagian Codex Sinaiticus, berisikan kitab Ester 2:3-8.
Codex Sinaiticus ditemukan oleh Constantin von Tischendorf pada perjalannya yang ketiga ke Biara Santa Katarina, di Gunung Sinai, Mesir, 1859. Perjalanannya yang pertama dan kedua, menghasilkan penemuan potongan-potongan naskah dari Perjanjian Lama, beberapa di antaranya berasal dari tempat sampah. Tsar Alexander II dari Rusia lalu menyuruhnya untuk mencari naskah-naskah lain, yang diyakininya masih bisa ditemukan di biara Sinai ini.
Cerita bagaimana Von Tischendorf menemukan naskah manuskrip ini, yang mengandung sebagian besar kitab Perjanjian Lama dan semua kitab Perjanjian Baru, mirip dengan cerita sebuah roman. Von Tischendorf mencapai biara ini pada 31 Januari; tetapi penyelidikannya tidak membuahkan hasil. Pada 4 Februari, ia sudah memutuskan untuk pulang tanpa mencapai hasil perjalanannya. "Maka pada hari itu, ketika sedang berjalan-jalan dengan kepala biara, ia menyesali kegagalannya. Setelah kembali dari berjalan-jalan, Von Tischendorf menemani sang biarawan kembali ke kamarnya dan di sana ia menunjukkan kepadanya sebuah salinan naskah yang disebutnya sebagai salinan naskah Septuaginta yang dimiliki oleh biarawan ini. Naskah manuskrip ini dibungkus sehelai kain dan ketika gulungan dibuka, Von Tischendorf sekaligus terkejut dan merasa gembira karena inilah dokumen yang dicari-carinya sementara ia sudah putus asa tak akan menemukannya. Tujuannya ialah untuk melengkapi potongan Septuaginta yang ditemukannya tahun 1844 dan yang dinyatakannya merupakan naskah perkamen Yunani berbentuk codex (buku) yang tertua. Tetapi tidak hanya itu yang ditemukannya, melainkan ia juga menemukan sebuah salinan kitab Perjanjian Baru Yunani yang lengkap, tidak kurang satu halaman atau satu paragraf jua." Maka setelah bernegosiasi berapa lama, Von Tischendorf memperoleh naskah yang sangat berharga ini dan mengirimkannya kepada Tsar Alexander II di Rusia yang betul-betul menghargainya, Kemudian beliau menyuruh untuk menerbitkan naskah ini dalam bentuk faksimile supaya tulisan kuna ini bisa langsung diperlihatkan ke khalayak yang lebih ramai.
Seluruh naskah berbentuk codex ini terdiri atas 346 1/2 halaman folio, dan ditulis dalam empat kolom. Dari semua folio ini 199 memuat teks kitab Perjanjian Lama dan 147 1/2 teks kitab Perjanjian Baru. Kitab-kitab Perjanjian Baru disusun sebagai berikut: keempat Injil, Surat-surat Rasul Paulus, Kisah Para Rasul, Surat-surat Katolik (Catholic Epistles), dan Kitab Wahyu. Meski beberapa bagian dari kitab Kejadian dan Bilangan kemudian ditemukan dijilid pada buku-buku yang lain, lalu mereka berbaik hati dan kemudian dikirim ke Von Tischendorf. Namun oleh pengurus biara sekarang Codex ini dianggap dicuri.
Pada bulan Mei 1975 sewaktu sedang direnovasi, para biarawan biara Santa Katarina menemukan sebuah ruangan di bawah kapel St. George yang mengandung banyak fragmen-fragmen perkamen. Di antara fragmen-fragmen ini, tigabelas halaman Codex Sinaiticus dari kitab Perjanjian Lama yang hilang, ditemukan.
Sejarah awal naskah ini tidaklah diketahui. Kolofon kitab Ezra dan Ester menunjukkan bahwa naskah ini pernah berada di Caesarea Palaestina pada abad ke-6 dan abad ke-7. Para pakar berspekulasi bahwa naskah ini ditulis di Mesir.
British Library pada tahun 1933 membeli naskah ini dari pemerintahan komunis Uni Soviet sebesar £100.000.

source: www.wikipedia.com
READ MORE - Sejarah: The Codex

Iluminati di Indonesia????

Tahukah Anda jika kota Jakarta itu dibangun para Freemason di Indonesia? Sejak pembangunan Stadhuis, kini dikenal sebagai Gedung Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah (kordinat: 6°8’7.2377”S 106°48’48.164”E) di tahun 1707 hingga sekarang, para Freemasonry ini terus membangun Jakarta dan menyisipkan aneka simbol ‘pagan’nya ke ibukota tercinta ini.
1
Tahukah Anda jika luas keseluruhan Museum Fatahillah adalah 13.000 meter persegi? Tahukah Anda jika gerbang utama Museum Fatahillah terdiri dari 13 buah batu berbentuk Arch? Tahukah Anda jika batu istana DAM di depan Museum Fatahillah tersusun atas 13 baris? Tahukah Anda jika struktur paramida keanggotaan Freemansory juga terdiri dari 13 tingkat? Tiga belas adalah nomer baik untuk para Freemason.
1
Gerbang/ Pintu Meseum Fatahillah Jakarta, Indonesia



Tahukah Anda jika renovasi Air Mancur bundaran Hotel Indonesia (kordinat 6.1949711S 106.8230563E) di tahun 2001 sarat dengan simbolisme Kabbalah (yang merupakan campuran antara ilmu perbintangan, ilmu sihir zaman Firaun dan Raja Nimrodz, dan paganisme lainnya) dimana proyeknya mengambil tema sentral “Cahaya” atau “Illuminati“?
1
Taman Menteng/suropati
Tahukah Anda jika Freemason Belanda membangun pusat Menteng (Taman Suropati dan gedung Bappenas sekarang, (kordinat 6.2007362S 106.8322027E) dengan desain simbol kepala kambing iblis Baphomet yang sampai sekarang masih bisa disaksikan oleh siapapun?
1
1
Bisa dilihat di  Wikimapia & Google Maps 
(Peta dilihat dari arah bawah ,
Kalau masih kurang jelas silahkan dibalik aja Laptop atau Monitor Komputer Kalian biar lebih jelas :D )
TUGU MONAS JAKARTA
Proyek mercusuar pembangunan Monumen Nasional tersebut sesungguhnya dilakukan saat kondisi keuangan negara dalam masa kritis yang sangat hebat. Pada saat itu, Sukarno juga tengah mengerjakan proyek lainnya yang mungkin dianggap lebih ‘mulia’, yakni pembangunan Masjid Istiqlal, masjid terbesar se-Asia Tenggara. Dihadapkan pada pilihan sulit, akhirnya Sukarno lebih memilih merampungkan proyek Tugu Monas.
1
Tugu Monas hanyalah salah satu dari obelisk-obelisk lain yang tersebar di pusat-pusat kota seluruh dunia. Obelisk tertua berasal dari kebudayaan Mesir Kuno, simbol menjulang menuju dewa tertinggi bangsa pagan purba (dan modern).
Selain Kairo dan Jakarta, obelisk asli Mesir dapat kita saksikan di ibukota penguasa dunia saat ini, Washington DC Amerika Serikat. Lokasinya tepat di depan Capitol Hill tempat presiden-presiden Amerika terpilih mengucapkan sumpahnya secara turun-temurun.
1
Obelisk atau phallus juga bisa kita jumpai tepat di tengah lapangan Basilika Santo Petrus, Vatican City, negara tempat pemimpin umat Katholik Roma sejagat raya. Phallus modern juga dapat berupa obelisk baja yang menjulang di tengah-tengah ibukota Perancis, Paris berupa Menara Eiffel.
Obelisk adalah simbol kejantanan, kekuatan, dan kekuasaan.
Di amerika
1
Semua Nabi Telah Diperingatkan

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa setiap Nabi dimasa lalu telah diperingatkan oleh-Nya tentang kaum atau golongan yang satu ini, para golongan pemuja setan. Allah SWT telah memperingatkan kepada “Para Nabi dan Rasul utusan-Nya” tentang adanya golongan Anti Agama, Anti-Christ, Dajjal dan Imam Mahdi palsu atau Messiah palsu.

Salah satunya adalah beliau memperingatkan kaumnya, “…tetapi aku berkata kepadamu sesuatu yang tak pernah dikatakan sebelum aku, Antichrist melihat dengan ‘satu mata’ : mata kirinya. Sedangkan mata kanannya buta, tampak seperti anggur yang menggelembung. Tapi Tuhanmu tidak bermata satu…“.

Jelas disini yang dimaksudkan adalah seperti lambang kaum tersebut yang “bermata satu” yaitu Illuminati, Freemason dan Masonic (walaupun ini bukan Dajjal yang sesungguhnya, mereka ini lebih tepat disebut antek-antek Dajjal – pen.).

Jadi setiap mu’min akan mampu membaca dan mengenali ‘kafir’, apakah mu’min itu melek ataupun mu’min itu buta huruf. Tapi kemudian, mengapa bahwa orang kafir tidak dapat membaca?????

Karena hanya orang yang mempunyai iman yang dapat membaca. Orang yang tidak mempunyai iman, tidak dapat membaca. Padahal matanya sempurna, tidak ada penyakit dan tidak cacat.

Dan mengapa orang yang mempunyai iman dapat membaca dan mengenali ‘kafir’? Karena orang yang mempunyai iman tidak membaca dengan mata.

Lalu, apakah kita mempunyai mata lainnya selain mata ini? Apakah kita memiliki telinga yang lain selain telinga ini? Apakah kita memiliki cara lain untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan teknologi, selain merasakan penipuan dan rasionalitas yang menyesatkan selama ini?

Ada dua jawaban: dunia kafir modern mengatakan: TIDAK, namun Al-Qur’an mengatakan: YA.

Al-Qur’an mengatakan bahwa hati kita dapat melihat, Al-Qur’an mengatakan bahwa hati kita dapat mendengar.

Ketika iman telah masuk ke dalam hati, maka Allah SWT menempatkan “nur” (cahaya) ke dalam hatinya. Dan dengan cahaya itu maka hati dapat melihat sesuatu yang mata ini tidak dapat melihatnya.

Jadi sekarang telah terang dan jelas, bahwa ketika seseorang yang mempunyai iman dan melihat, dia dapat melihat lebih dari mata ini, karena dia melihat dengan hati.

Dan sekarang pun juga telah terang dan jelas, bahwa ketika Dajjal melihat dengan mata kiri, melambangkan sisi eksternal. Dan ketika Dajjal itu buta dimata kanan, itu melambangkan kebutaan hati.

Dengan pengenalan ini, kita semua sekarang mengerti bahwa ketika kita sedang berhadapan dengan subjek Antichrist, ada banyak simbolisme di dalamnya, yaitu simbolisme agama yang perlu ditafsirkan.

Untuk lebih jelasnya tentang ini, ada proyek bersama internasional yang bernama Wake-Up Project, yang seolah-olah memperingatkan tentang ancaman ini. “Ayo, bangunkah kau! sadarlah wahai para agamais, wake-up!!” .
READ MORE - Iluminati di Indonesia????

Resensi : It's Me!

yoho Amigo... well berikut ni resensi dari buku yang ane pinjam dari teman ane... wanna know??? cekidot...
“kita tahu bahwa setiap orang pasti ingin maju, sukses, mandiri, hebat, dan bahkan popular. Ya tujuan hidup yang memang dikejar kita secara umum. Namun tentu saja setiap orang juga punya pikiran, perasaan, dan strategi sendiri dalam mengejar dan mewujudkannya. Tidak setiap cara maju dan hebat yang telah terbukti brilian sekalipun akan diterima dengan nyaman dan membahagiakan oleh hati setiap kita. Bahkan bisa bertentangan dan menyakitkan!
So, kita harus memiliki prinsip kuat untuk maju melangkah kearah kehebatan hidup kita sendiri itulah prinsip hidup! Itulah aku, It’s me! Itulah rahasia kebahagian hidupku yang sesungguhnya!”

Well amigo, itu tadi adalah sepenggalan dari resume sebuah buku berjudul “ It’s Me!” yah… buku ini ane pinjam dari seorang teman, hehehe… ok then, langsung aja cekidot…

Buku ini berjudul “It’s Me!”. Sebuah buku motivasi Islam karya Muhammad Badarudin. Beliau lahir di sebuah desa bernama Gedung Dalam Baru (dimana tuh??!) pada 9 Agustus 1985. Beliau juga memiliki 2 karya lain yang belum terbit, yaitu “Perjuangan Cinta” dan “Cincin Persahabatan”… tapi sekali lagi, kita tidak membahas beliau disini, tetapi bukunya….

Buku ini memiliki dimensi 13,9 cm x 20,1 cm, diukur menggunakan mistar 60 cm dengan nilai skala terkecil 0,1 cm… dan memiliki 279 halaman tidak termasuk cover. Buku yang diterbitkan oleh Garailmu: Jogjakarta, dengan cetakan pertama pada Agustus 2009 ini berisikan kiat-kiat motivasi diri dan cerita-cerita yang insyaallah bisa memotivasi pembaca… buku ini sangat sangat ane rekomendasikan buat amigos… apalagi yang masih muda dan berjiwa muda, hehehe

Buku ini menggunakan kaidah Bahasa Yang Disempurnakan, walaupun tidak begitu kaku seperti pelajaran di sekolah-sekolah, alias bahasanya Nyantai… buku ini juga memberikan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang berkenaan dengan cerita-cerita motivasi yang ada di setiap bab. Sayangnya buku ini hanya berisikan tulisan saja sehingga mungkin akan berdampak kebosanan, tetapi buku ini tetap menarik, apalagi buat mereka yang berjiwa “Pemenang” dalam hidup ini.


Well, singkatnya amigo… buku ini bagus, tidak kalah menarik dengan buku “From Zero to Hero” atau “Total Motivation”… dan harga buku ini juga pas di kantong para pelajar… so why not????
“INILAH CARAKU MENJDI LUAR BIASA SEBAGAI DIRIKU SENDIRI!”
READ MORE - Resensi : It's Me!

Need a Translate?

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Popular Posts